Review Vivo V23e
Review Vivo V23e

Review Vivo V23e

Pada akhir tahun 2021, Vivo Indonesia meluncurkan seri V terbarunya yang diberi nama Vivo V23e. Smartphone ini tergolong mid-range karena ditenagai oleh chipset MediaTek Helio G96. Chipset ini dirancang oleh Mediatek sendiri untuk mendukung aktivitas pengguna, termasuk game.

Karena vivo fokus pada smartphone-nya, vivo V23e juga mengunggulkan kamera sebagai andalannya. Lihat ulasan saya di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Perencanaan

Vivo V23e terlihat elegan dengan casing yang ramping dan mengkilap. Smartphone ini tersedia dalam dua warna termasuk warna Moonlight Shadow yang saya ulas di sini. Berbeda dengan varian warna lainnya yaitu Sunshine Coast, varian Vivo V23e Moonlight Shadow didominasi warna gelap sehingga cocok untuk pengguna pria maupun wanita. Menariknya, meski memiliki warna gelap, bahan tersebut mampu memantulkan objek di depannya. Ya, casing smartphone ini seperti cermin yang bisa saya gunakan untuk membuat cermin bahkan di malam hari.

Sayangnya, material yang digunakan menimbulkan efek licin saat dipegang. Juga mudah untuk mendeteksi sidik jari, meskipun relatif mudah dibersihkan. Hal ini juga bisa diatasi dengan menggunakan soft case yang disertakan dalam paket pembelian. Saya sendiri menyarankan Sahabat Tek untuk menggunakan soft case jika membeli smartphone ini.

Tampak belakang juga dihias dengan housing kamera dengan tata letak kamera yang apik. Vivo membekali kamera vivo V23e dengan tampilan yang tidak terlalu mencolok, sehingga menciptakan kesan elegan pada smartphone tersebut.

Bodi vivo V23e juga cukup minimalis, berukuran 160.87 x 74.28 x 7.36mm. Bobotnya hanya 173 gram, sehingga cukup nyaman digenggam dalam waktu lama. Tombol volume dan daya sejajar di sisi kanan ponsel. Sementara itu, port USB Type-C terletak di bawah ponsel, bersama dengan slot kartu SIM, speaker, dan mikrofon.

Tidak ada port headphone 3.5mm. Namun, vivo memang menyertakan konektor dalam kotak pembelian, sehingga Anda tetap dapat menggunakan headphone dengan jack 3.5mm. Vivo V23e juga dilengkapi dengan headset di dalam kotaknya, sehingga Anda dapat menggunakannya untuk komunikasi atau hiburan.

Tampilan depannya sendiri dihiasi dengan layar AMOLED 6,44 inci dan notch di tengah layar untuk menampung kamera selfie 50MP. Teknologi layar ini memungkinkan smartphone untuk mengunci perangkat dengan pemindai sidik jari di layar.

Secara keseluruhan, saya sangat menyukai desain vivo V23e, meskipun saya harus menggunakan soft case untuk menghindari efek licin dari case smartphone.

Pertunjukan

Untuk performa, Vivo V23e ditenagai oleh chipset Mediatek Helio G96 yang dipadukan dengan RAM 8GB yang lumayan besar dan penyimpanan internal 128GB. Meskipun ruang penyimpanannya cukup standar untuk smartphone kelas menengah, Sahabat Tek dapat memperluasnya dengan menggunakan memori eksternal.

Chipset yang tertanam dalam smartphone sendiri merupakan chipset yang dimaksudkan MediaTek untuk mendukung aktivitas gaming. Untuk itu, saya menguji performa smartphone ini dengan game yang relatif sulit, PUBG Mobile.

Vivo 23e dilengkapi dengan fitur pendukung game atau biasa disebut game booster yang mengoptimalkan kinerja smartphone saat dipanggil untuk bermain. Di smartphone ini, fitur tersebut bernama Ultra Game Mode. Saya mencoba mode dan memainkannya untuk membandingkan pengalaman bermain game dengan mode itu atau tidak.

Bermain masing-masing selama 30 menit, dalam mode Ultra Game atau tidak, pengalaman bermain PUBG Mobile di vivo V23e tetap menyenangkan. Tidak ada gejala lag saat game sedang berjalan. Bahkan, saya mengaktifkan beberapa fitur, termasuk pengaturan grafis tertinggi yang didukung oleh smartphone (HD-High), anti-aliasing, shading, dan gyroscope.

Perbedaannya terasa pada peningkatan suhu smartphone, dimana dengan pengaktifan Ultra Game Mode suhu terasa cukup panas. Namun, kenaikan suhu masih tergolong normal untuk game mobile.

Konsumsi baterai juga terlihat berbeda. Menggunakan mode Ultra Game, baterai akan lebih banyak dikonsumsi selama 30 menit bermain, yaitu sekitar 8%. Sementara itu, jika Anda bermain dalam waktu yang sama tanpa mode ini, baterai akan terkuras hingga 6%.

Secara keseluruhan, vivo V23e adalah smartphone yang bagus untuk bermain game mobile. Selain itu, beberapa spesifikasi mendukung aktivitas ini agar nyaman, seperti layar AMOLED yang membuat nyaman menonton konten. Selain itu, terdapat fungsi extended RAM yang dapat digunakan untuk menambah RAM saat dibutuhkan saat bermain game, sehingga membuat game menjadi lebih baik.

Sayangnya refresh rate smartphone ini hanya 60 Hz, tentunya akan lebih optimal lagi jika refresh rate lebih tinggi, karena chipset yang dibawanya sudah mendukung aktivitas gaming.

Dari segi daya tahan, smartphone ini dibekali baterai 4050 mAh. Kemampuan ini juga terbilang standar untuk smartphone kelas menengah. Namun kekurangan tersebut terkompensasi dengan dukungan fast charging 44 W. Berkat teknologi fast charging-nya, baterai vivo V23e bisa terisi penuh hanya dalam waktu 70 menit. Menit pengisian, Anda dapat mengisi hingga 50% lebih. Ini akan sangat berguna untuk menunjang aktivitas sehari-hari atau bagi para Tech Friends yang suka bermain game atau menikmati konten di smartphone.

Kamera

Vivo hampir selalu mengutamakan fungsi kamera pada smartphone. Ini juga berlaku untuk vivo V23e. Kamera smartphone ini memiliki konfigurasi kamera 64MP wide, 8MP ultra wide dan 2MP macro. Menariknya, Vivo 23e dibekali kamera depan beresolusi tinggi, yakni 50 MP. Lalu seperti apa foto-fotonya?
Untuk kamera selfie sendiri, Sahabat Tek tidak hanya mendapatkan detail foto dan warna yang bagus, tetapi juga video yang cocok untuk diunggah ke media sosial. Karena Vivo menyertakan fitur stabilisasi atau yang namanya Steadiface, jadi vlognya terasa stabil dan nyaman. Fitur stabilisasi yang sama paling sering dipasang di kamera belakang smartphone. Oleh karena itu, kehadiran fitur ini mungkin menjadi salah satu keunggulan Vivo V23e.

Hasilnya terlihat berbeda. Vlog tanpa Steadiface terkesan kurang stabil, dimana getaran gerakan tangan sangat terlihat dan cukup tidak nyaman untuk ditonton. Meskipun vlog yang dibuat dengan Steadiface terlihat stabil, pergerakan antar adegan cukup lancar.

Kesimpulan

Vivo v23e memang bukan yang terbaik di kelasnya. Namun bukan berarti smartphone ini tidak berharga. Teman-teman Tek sedang mempertimbangkan untuk membeli smartphone seharga Rp 4 juta. Dengan kinerja yang baik dan kamera yang bagus, Vivo V23e dapat dianggap sebagai pemimpin harian. RAM dan ruang penyimpanan cukup untuk tugas sehari-hari. Kalaupun baterainya berkapasitas normal, dukungan fast charging bisa jadi solusinya.

Paket penjualannya juga lengkap, dimana Sahabat Tek mendapatkan soft case, earphone, USB Type-C dengan charger adapter dan konektor Type-C untuk jack headphone. vivo V23e dibanderol dengan harga Rp 4.399.000. Smartphone ini juga mendukung NFC. Kekurangannya adalah casing ponsel yang sederhana, kapasitas baterai standar dan kecepatan refresh yang agak rendah. Alhasil, meski smartphone ini mendukung aktivitas gaming, sepertinya agak memberatkan para gamers untuk memainkan berbagai game di smartphone ini.