Bisnis Startup
Bisnis Startup

Cara Memulai Bisnis Startup

Memiliki bisnis startup adalah salah satu impian banyak orang. Namun masih banyak orang, termasuk Anda dan calon pengusaha muda yang masih merasa bingung. Mereka masih kesulitan untuk memulai bisnis startup.

Pada umumnya mindset yang muncul di benak orang ketika mendengar kata startup adalah modal yang besar. Mungkin hal ini benar. Namun, tidak sedikit juga orang yang memiliki uang namun masih belum mengetahui bagaimana cara menginvestasikan modalnya. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan hal-hal berikut ini jika Anda ingin memulai bisnis startup.

 

Ide bisnis startup

Cara memulai bisnis startup yang pertama adalah menemukan ide. Setelah Anda memiliki cukup uang untuk memulai sebuah startup, langkah selanjutnya adalah membuat ide yang harus Anda miliki segera. Kreativitas dan inovasi diperlukan selama tahap awal ini. Anda dapat berbicara dengan pengusaha atau teman lain untuk bertukar pikiran tentang jenis bisnis atau usaha yang ingin Anda kembangkan.

 

Wujudkan ide tersebut

Cara memulai bisnis startup yang kedua adalah mulai mewujudkan ide tersebut. Tidak ada bisnis yang tanpa risiko. Segala sesuatu memiliki risiko dan konsekuensi yang harus ditangani. Namun, banyak orang berpikir terlalu lama, sehingga kehilangan banyak waktu dan kesempatan. Ingat, ide bisnis startup yang baik adalah ide yang  diimplementasikan, jika tidak ide tersebut hanya akan menjadi ide.

 

Belum punya kantor? Tidak masalah!

Jangan menganggap kantor dan furnitur yang luas dan mewah adalah sebagai syarat untuk memulai bisnis startup. Memulai start-up bisa dilakukan di mana saja, bahkan di garasi. Beberapa co-working space (ruang kerja bersama) juga baru-baru ini muncul, yang memungkinkan anda dapat menjalankan bisnis startup tanpa harus menyewa gedung.

Manfaat lain dari ruang kerja bersama adalah Anda dapat bertemu dengan kelompok kerja lain. Ini akan memungkinkan Anda untuk berbagi ide satu sama lain dan bekerja dengan orang lain yang Anda temui di sana.

 

Bekerja dengan orang-orang yang bermotivasi tinggi

Cara memulai bisnis startup yang selanjutnya adalah bekerja dengan orang kreatif dan berinovasi tinggi. Anda tahu Steve Jobs, kan? Salah satu alasan Apple dapat berkembang seperti sekarang ini adalah karena ia suka memotivasi orang lain. Ini salah satu perkataannya: “Bukan tugas saya untuk membuat orang lain lembut dan nyaman. Tugas saya adalah membuat mereka lebih baik. Saya harus terus mendorong dan meningkatkan diri dengan orang-orang hebat yang saya miliki ini.” Jadi jika anda ingin terus berkembang, temukan partner bisnis yang selalu dapat memotivasi anda lebih baik. Temukan mereka yang selalu men-challenge diri sendiri dan keluar dari zona nyaman. Dengan begitu anda akan ikut terpacu untuk selalu bergerak dan mengembangkan bisnis anda.

 

Perhatikan target pasar

Cara memulai bisnis startup yang berikutnya adalah memperhatikan target pasar. Sebagian besar investor cenderung memikirkan ukuran pasar yang sudah ada saat ini daripada pasar yang akan berkembang. Ini adalah kesalahan berpikir yang sering terjadi berulang kali. Jadi ketika memulai sebuah startup, jangan mengandalkan ukuran pasar saat ini, tetapi seberapa besar potensi pasar yang Anda miliki untuk pertumbuhan bisni anda kedepannya.

Bukan berarti mempertimbangkan ukuran pasar saat ini adalah hal yang salah, tapi memikirkan rencana berikutnya harus menjadi pertimbangan yang lebih dipikirkan. Anda perlu menentukan langkah apa yang diperlukan untuk mengarahkan lalu lintas ke produk atau layanan yang Anda tawarkan kepada konsumen di masa mendatang.

 

Perhatikan kualitas produk

Cara memulai bisnis startup yang selanjutnya adalah memperhatikan kualitas produk. Perusahaan besar adalah perusahaan yang memiliki produk hebat yang disukai konsumen. Produk yang bagus saja tidak cukup. Anda juga perlu tahu apa yang dibutuhkan masyarakat. Jadilah skeptis terhadap produk Anda sendiri. Keluhan konsumen harus didengar. Artinya, produk perlu diperbarui lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan pengguna.

 

Buat garis waktu

Cara memulai bisnis startup yang berikutnya adalah membuat timeline/garis waktu. Memulai bisnis tanpa tujuan dan sasaran yang jelas adalah tindakan yang sia-sia. Anda perlu membuat rencana bisnis agar Anda mengetahui proses proses demi proses yang sejalan dengan tujuan anda.

Rencana yang baik harus dibuat untuk jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini agar ketika Anda telah mencapai tujuan jangka pendek  yang Anda inginkan, Anda dapat mengatur rencana Anda selanjutnya untuk mencapai tujuan Anda ke tahap yang lebih tinggi lagi.

 

Tim terbaik

Cara memulai bisnis startup  yang selanjutnya adalah menemukan tim terbaik. Mustahil bagi sebuah perusahaan untuk sukses dengan tim yang tidak memiliki kepedulian terhadap rencana perusahaan. Jika Anda ingin mencapai tujuan yang besar, Anda membutuhkan banyak energi, baik secara kuantitas maupun kualitas. Mempekerjakan orang-orang terbaik adalah sesuatu yang perlu Anda lakukan. Mempertahankan budaya perusahaan harus diterapkan sejak hari pertama.

Anda dapat mempekerjakan orang dari jarak jauh atau bekerja dari tempat lain. Hal ini bukanlah hal yang buruk untuk dilakukan, karena bisa saja anda menemukan bakat secara acak di luar sana. Yang terpenting, mereka harus memiliki visi dan misi yang sama untuk mengembangkan bisnis start-up Anda.

Memulai start-up sesegera mungkin bukan berarti anda harus langsung meningkatkan penjualan. Penjualan akan mengikuti dengan sendirinya ketika anda sudah memiliki ide dan perencanaan yang dieksekusi secara baik.

Semakin awal Anda memulai, semakin baik peluang Anda untuk memenangkan perlombaan. Untuk membangun kredibilitas bisnis Anda, bangun situs web bisnis yang didukung oleh layanan penyimpanan cloud tepercaya untuk membantu start-up bersaing lebih baik di era digital saat ini. Selamat memulai bisnis startup!